Evaluasi Koefisien Tanaman Padi Pada Berbagai Perlakuan Muka Air

Nur Aini Iswati Hasanah, Budi Indra Setiawan, Chusnul Arif, Slamet Widodo
*

Sari


Padi merupakan komoditas pertanian utama di Indonesia yang membutuhkan air dalam jumlah banyak saat pembudidayaannya. Prediksi yang akurat dari jumlah penggunaan air tanaman diperlukan untuk sistem penggunaan air irigasi yang efisien. Evapotranspirasi aktual (ETC) adalah nilai penting yang digunakan untuk memprediksi jumlah air irigasi. Koefisien tanaman (Kc) harus diketahui terlebih dahulu untuk menghitung ETC tersebut. Penelitian untuk memperkirakan Kc padi telah dilakukan di dalam pot dengan berbagai perlakuan muka air. Muka air tersebut diatur menggunakan tabung Mariot. Muka air ditetapkan pada -12 cm, -7 cm, -5 cm, -3cm, 0 cm, dan 2 cm dari permukaan tanah. Dalam penelitian ini, Kc dihitung menggunakan persamaan neraca air modifikasi dan Kalman Filter. Hasilnya menunjukkan bahwa perlakuan muka air pada penanaman padi mempengaruhi kelembaban tanah () dan temperatur tanah (Tsoil). Fluktuasi dari parameter fisik tanah akibat perlakuan muka air tersebut memberikan efek pada pertumbuhan tanaman dan kemungkinan terjadinya evapotranspirasi, sehingga nilai Kc pada setiap perlakuan menjadi berbeda. Secara umum, nilai Kc juga akan berbeda seiring dengan pertumbuhan tanaman. Kc rata-rata untuk semua perlakuan muka air adalah 0,77-1,27 (initial season), 0,90-1,11 (crop development), 1,10-1,39 (mid-season), dan 1,17-1,40 (late season).


Kata Kunci


koefisien tanaman; evapotranspirasi; muka air; neraca air; padi

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Abdullahi, A.S., M.A.M. Soom, D. Ahmad, A.R.M. Shariff. 2013. Characterization of rice (Oryza sativa) evapotranspiration using micro paddy lysimeter and class “A” pan in tropical environments. Australian Journal of Crop Science, Vol. 7(5): 650.

Allen, R.G., L.S. Pereira, D. Raes, M. Smith. 1998. Crop Evapotranspiration-Guidelines for Computing Crop Water Requirements-FAO Irrigation and Drainage Paper 56. Rome (IT): Food and Agriculture Organization of the United Nations. 293.

Allen, R.G., L.S. Pereira, D. Raes, M. Smith. 2006. FAO Irrigation And Drainage Paper No. 56: Crop Evapotranspiration (Guidelines for Computing Crop Water Requirements). Rome (IT): FAO of UN. 42-64.

Arai-Sanoh, Y., T. Ishimaru, A. Ohsumi, M. Kondo. 2010. Effects of soil temperature on growth and root function in rice. Plant Production Science, Vol. 13: 239-240.

Arif, C., B.I Setiawan., H.A. Sofiyuddin, L.M. Martief, Mizoguchi M, Doi R. 2012. Estimating crop coefficient in intermittent irrigation paddy fields using excel solver. Rice Science, Vol. 19(2): 143.

Arif, C., B.I. Setiawan, Mizoguchi M. 2014. Penentuan kelembaban tanah optimum untuk budidaya padi sawah SRI (System of Rice Intensification) menggunakan algoritma genetika. Jurnal Irigasi, Vol. 9(1): 36-37.

Dunand, R, J. Saichuk. 2014. Rice growth and development. Dalam J. Saichuk. Louisiana Rice Production Handbook (h. 34). Crowley (US): LSU Agricultural Center.

Gajanayake, K.R. Reddy, M.W. Shankle, R.A. Arancibia. 2014. Growth, developmental, and physiological responses of two sweet potato (Ipomoea batatas L. [Lam]) cultivars to early season soil moisture deficit. Scientia Horticulturae, 168:219.

Gao, Y, A. Duan, J. Sun, F. Li, Z. Liu, H. Liu, Z. Liu. 2009. Crop coefficient and water-use efficiency of winter wheat/spring maize strip inter cropping. Field Crop Research, 111: 66.

Kaderi, H. 2004. Pengamatan Percobaan Bahan Organik Terhadap Tanaman Padi di Rumah Kaca [Prosiding]. Bogor (ID): Temu Teknis Nasional Tenaga Fungsional Pertanian Tahun 2004, Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan. 165-166.

Kar, G., A. Kumar, M. Martha. 2007. Water use efficiency and crop coefficients of dry season oil seed crops. Agricultural Water Management, 87: 74.

Kasli, A.R.A. Effendi. 2012. Effect of various high puddles on the growth of aerenchyma and the growth of rice plants (Oryza sativa L) in pot. Pakistan Journal of Nutrition, Vol. 11(5): 465.

Lestari, E.G. 2006. Hubungan antara kerapatan stomata dengan ketahanan kekeringan pada Somaklon Padi Gajahmungkur, Towuti, dan IR 64. Biodiversitas, Vol. 7(1): 44.

Li Y., J. Simunek, L. Jing, Z. Zhang, L. Ni. 2014. Evaluation of water movement and water losses in adirect-seeded-rice field experiment using Hydrus-1D. Agricultural Water Management, 142: 39.

Maisura, M.A. Chozin, I. Lubis, A. Junaedi, H. Ehara. 2014. some physiological character responses of rice under drought conditions in a paddy system. J. ISSAAS, Vol. 20(1): 110.

Nobel, P.S., G.N. Geller. 1987. Temperature modelling of wet and dry desert soils. Journal of Ecology, Vol. 75(1): 248.

Petillo, M.G., J.R. Castel. 2007. Water balance and crop coefficient estimation of a citrus orchard in Uruguay. Spanish Journal of Agricultural Research, Vol. 5(2): 232.

Rudiyanto, B.I. Setiawan, S.K. Saptomo. 2006. Algoritma Filter Kalman Untuk Menghaluskan Data Pengukuran. Jurnal Keteknikan Pertanian, Vol. 20(3): 288.

Setiawan, B.I., A. Irmansyah, C. Arif, T. Watanabe, M. Mizoguchi, H. Kato. 2014. SRI paddy growth and GHG emissions at various groundwater levels. Irrigation and Drainage, Vol. 63(5): 3.

Sofiyuddin, H.A., L.M. Martief, B.I. Setiawan, C. Arif. 2010. Evaluation of crop coefficients from water consumption in paddy fields [paper]. Yogyakarta (ID): 6th Asian Regional Conference. 8.

Sofiyuddin, H.A., L.M. Matrief, B.I. Setiawan, C. Arif. 2012. Evaluasi koefisien tanaman padi berdasarkan konsumsi air pada lahan sawah. Jurnal Irigasi, Vol. 7(2):127.

Sujono, J., N. Matsuo, K. Hiramatsu, T. Mochizuki. 2011. Improving the water productivity of paddy rice (Oryzasativa L.) cultivation through water saving irrigation treatments. Agricultural Sciences, Vol. 2(4): 514.

Wahyudi, A., N. Anwar, Edijatno. 2014. Studi optimasi pola tanam pada daerah irigasi Warujayeng Kertosono dengan program linier. Jurnal Teknik POMITS, Vol. 3(1): D33.


Statistik Tampilan

Sari : 1588 kali
PDF : 3389 kali


DOI: http://dx.doi.org/10.31028/ji.v10.i2.57-68

Hak Cipta (c) 2015 Jurnal Irigasi



Jurnal Irigasi terindeks oleh:

 

Creative Commons License

Jurnal ini di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License. Hak Cipta Jurnal Irigasi, didukung oleh OJS.